Latihan puasa seperti apa yang terbaik untuk tubuh Anda?

Olahraga

Berpuasa bukan alasan untuk malas berolahraga. Jika tubuh Anda terlalu lemah di pagi dan sore hari, maka itu tidak berenergi untuk berolahraga, jadi bertukar latihan rutin di malam hari. Olahraga malam selama puasa dapat membantu Anda menghilangkan stres dan menjernihkan pikiran Anda dari segala sesuatu yang terjadi di siang hari. Dan tidak hanya itu. Sebuah penelitian pada tahun 2011 melaporkan bahwa orang yang berlatih selama 35 menit sebelum tidur, kemudian tidur lebih baik.


Latihan puasa seperti apa yang terbaik untuk tubuh Anda?

Jika Anda ingin berolahraga selama bulan puasa, ada berbagai jenis latihan yang dapat Anda lakukan di malam hari setelah berbuka puasa atau bahkan setelah melakukan shalat Tarawih. Perhatikan baik-baik!
1. Yoga
Ilustrasi yoga (sumber: shutterstock)

Yoga mengajarkan Anda untuk menyelaraskan ritme napas dengan gerakannya, serta tubuh dengan pikiran. Inilah sebabnya mengapa yoga dapat menyebabkan perasaan damai dan bahagia bagi mereka yang melakukannya

Saat Anda melakukan yoga, tingkatkan kadar serotonin, oksitosin, dan GABA dalam tubuh. Semua hormon ini adalah reaksi kimia yang membuat tubuh dan pikiran Anda bahagia. Berlatih yoga juga dapat mengurangi tekanan darah, kortisol dalam tubuh dan hormon stres.
2. Cardio ringan
Ilustrasi aerobik (sumber: shutterstock)

Latihan kardio sebelum tidur dapat membakar kalori dan memotong lemak. Tim peneliti Duke University juga menyimpulkan bahwa keefektifan aktivitas penurunan berat badan aerobik lebih baik dari latihan kekuatan, seperti push-up, squat atau angkat berat.

Beberapa latihan kardio ringan yang dapat Anda lakukan di malam hari sebelum tidur, termasuk bersepeda, aerobik mengikuti instruksi instruktur di TV (melalui Youtube atau DVD senam), lompat tali, naik turun tangga, menuju burpees. Misalnya, cobalah membuat burpe selama satu menit dan 30 detik istirahat, dan ulangi lima kali. Anda juga dapat terus berjalan di tempat selama 60 detik dan beristirahat selama dua menit.

Cardio bersifat kumulatif, sehingga Anda dapat melakukan sesi kardio singkat di malam hari sebelum tidur dan kemudian melanjutkan pagi hari berikutnya, daripada memiliki sesi latihan panjang yang membuat Anda cepat lelah.
3. Latihan kekuatan (latihan kekuatan)
Ilustrasi bobot angkat (sumber: shutterstock)

Latihan kekuatan adalah jenis latihan fisik khusus dalam penggunaan resistensi untuk memicu kontraksi otot untuk membangun kekuatan, resistensi anaerob dan ukuran otot rangka tubuh. Ada banyak cara untuk melakukan latihan kekuatan di rumah, dari menggunakan kekuatan tubuh seseorang (push-up, squat, board, pull-up, dll.) Hingga penggunaan pereda berat (barbel, dumbel atau kaleng cat) untuk melatih bisep.

Para ahli merekomendasikan untuk melakukan 8 hingga 10 jenis latihan kekuatan selama 2 hari seminggu atau lebih jika Anda bisa. Jika Anda tidak yakin harus mulai dari mana, Anda dapat mengikuti panduan sederhana ini:

20 push-up
Sumbu siku 20 detik
Dasbor 20 detik ke kiri
20 detik lari menyamping ke kanan
20 squat
20 Menekuk lutut, sisi bergantian
20 melompat jongkok

4. Berjalan
Ilustrasi jalan sore (sumber: shutterstock)

Berjalan rutin tiga kali seminggu dapat membakar 350 kalori. Berjalan selama 15 menit setelah makan dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga membantu meningkatkan pencernaan dan mencegah gangguan pencernaan seperti bisul atau sembelit.

Berjalan juga mampu meningkatkan endorfin di otak yang membuat kita merasa lebih baik. Jadi tidak mengherankan jika berjalan dapat membantu melawan depresi. Dan tidak hanya itu, berjalan sebagai alternatif olahraga malam saat puasa juga baik untuk kesehatan jantung. Alasannya, rutin berjalan telah terbukti membantu meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh.
Jangan lupa asupan makanan yang tepat dan pendinginan tubuh

Untuk olahraga malam saat puasa Anda efektif, ada sejumlah hal yang tidak boleh dilewatkan. Pertama, olahraga malam sebaiknya tidak dilakukan menjelang waktu tidur agar tidak mengganggu kualitas tidur. Jika Anda ingin berolahraga setelah shalat tarawih, sisihkan waktu luang Anda dua atau tiga jam sebelum tidur untuk berlatih dan berikan waktu sekitar satu jam untuk pulih dari aktivitas fisik sebelum tidur.

Kedua, pastikan Anda menambah energi yang dihabiskan setelah berolahraga dengan makanan bergizi tinggi. Jika Anda berlatih dan kemudian tidur tanpa makan apa pun, tubuh Anda tidak akan memiliki cukup nutrisi untuk memperbaiki jaringan otot yang rusak.

Akhirnya, jangan lupa tentang pendinginan setelah latihan. Regangkan tubuh Anda dengan baik setelah sp

Baca juga :

 

Sponsor :

Game PPSSPP Ukuran Kecil