Cara Menanam Jahe

Umum
Jahe

Jahe adalah bagian dari salah satu bumbu yang penting bagi penduduk Indonesia karena sifatnya yang dikenal sebagai obat dan penghangat tubuh. Karena fungsi ini, tanaman jahe adalah salah satu tanaman dengan sifat obat yang memiliki batang salah.

Selain itu, tanaman jahe ini milik keluarga tanaman obat lain seperti Temu Lawak, Black Crossing, Kunyit, Kencur dan Lengkuas. Pada dasarnya, jahe adalah tanaman rempah asli dari wilayah Asia-Pasifik yang membentang dari India hingga dataran Cina. Karena jahe ini, negara-negara ini kemudian memiliki judul negara di mana jahe digunakan sebagai tanaman obat, rempah-rempah untuk memasak dan obat-obatan tradisional.

Jahe

Jahe

Berikut adalah cara menanam pohon jahe

1. Memilih Lahan Penanaman Jahe

Cara pertama untuk menanam jahe adalah memilih negara untuk menanam jahe. Tanah yang digunakan sebagai lahan untuk menanam jahe sangat penting untuk dipertimbangkan. Karena itu, penting untuk terlebih dahulu memeriksa kesuburan tanah, yang dipilih untuk pertumbuhan jahe. Properti kosong dan halaman rumah memilih lantai yang bau, bebas kerikil, dan berventilasi teratur.

2. Menyiapkan Lahan Penanaman Jahe

Negara yang dipilih pertama kali dibebaskan dari pengganggu dalam bentuk penyakit atau gulma yang dapat terjadi. Siapkan cangkul, sedotan, dan pupuk untuk digunakan sebagai pupuk dasar. Potong atau bajak bumi sekitar 25-35 cm, tambahkan campuran pupuk dan jerami dan biarkan beristirahat selama sekitar satu minggu. Jika tanah gembur diinginkan, tanah bisa diulang, disertai dengan bendungan selebar 85-125 cm. Jarak antara tempat tidur adalah sekitar 25-30 cm.

3. Memilih Bibit Jahe Yang Baik

Bagian penting dari pertumbuhan jahe adalah pemilihan benih berkualitas tinggi. Benih yang dipilih harus sesuai dengan varietas yang diinginkan. Bibit yang baik dapat diambil dari kebun atau dari kebun jahe tua selama sekitar 8-10 bulan. Selain itu, rimpang jahe yang dicerna harus sehat, halus, bebas parasit dan kulit sehat.

4. Menyemai Bibit Jahe

Cara selanjutnya menanam jahe adalah dengan menabur. Untuk mendapatkan bibit yang baik, penaburan dilakukan sekitar satu hingga satu setengah bulan. Langkah-langkah berikut harus diikuti saat menabur jahe.

  • Keringkan rimpang jahe dengan menempatkannya di tempat yang cerah, tetapi hanya saat terlalu kering.
  • Rimpang disimpan selama sekitar satu hingga satu setengah bulan.
  • Keringkan di bawah sinar matahari sepertiga hari dan potong pertama menjadi 3-5 tunas.
  • Tergantung pada dosisnya, rendam bijinya dalam antibiotik atau bakterisida. Kemudian tiriskan dan keringkan di bawah sinar matahari
  • Persiapkan tanah untuk bibit dalam bentuk kayu, mangkuk nasi atau Anda bisa menggantinya dengan abu
  • Tutupi kotak kayu bagian bawah dengan mangkuk nasi dan letakkan biji di atasnya. Taburkan bijinya dengan mangkuk nasi lagi. Ulangi lapisan beras dan akhirnya tutupi dengan mangkuk nasi.
  • Lindungi biji jahe dari panas atau hujan dengan meletakkannya di tempat teduh
  • Ketika biji jahe telah tumbuh, pilihlah kecambah yang berkualitas baik.

5. Penanaman Jahe

Bagaimana jahe tumbuh tergantung pada proses penaburan dan kondisi di wilayah tersebut. Menabur pertama kali dilakukan dengan menggali parit di tempat tidur dan kemudian menentukan jarak di antara mereka. Tempatkan bibit di parit dengan tunas menghadap ke atas. Kemudian tutupi benih dengan tanah setebal sekitar lima sentimeter.

Sekian artikel tentang Cara Menanam Jahe semoga bermanfaat.

Sumber : http://lahan.co.id/

Baca Juga: