Bisakah Anda menurunkan 5 kg saat puasa?

Kesehatan

Bulan puasa mungkin waktu yang tepat jika Anda ingin menurunkan berat badan. Apalagi jika Anda memiliki tujuan spesifik untuk menurunkan berat badan untuk dijangkau. Alasannya adalah bahwa ketika Anda berpuasa akan lebih mudah untuk mengontrol diet Anda. Untuk ini, Anda bisa mencoba menurunkan 5 kg saat berpuasa dengan metode yang kuat, tetapi tetap aman berikut ini.

Bisakah Anda menurunkan 5 kg saat puasa?

Anda mungkin pernah mendengar, Ramadhan justru bisa membuat tubuh lebih gemuk. Ini benar, terutama jika tidak mungkin mempertahankan diet dan gaya hidup selama bulan puasa. Namun, jika Anda bisa disiplin dalam mengikuti diet yang tepat, Anda bisa kehilangan sebanyak 5 kg saat berpuasa.

Selama puasa, glukosa tidak diperoleh dari makanan dan minuman apa pun selama berjam-jam. Jadi tubuh akan mencari sumber energi selain glukosa. Sumber energi untuk penggantian glukosa, cadangan lemak Anda.

Agar teori bekerja dan memiliki efek pada tubuh Anda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin menurunkan 5 kg saat berpuasa. Pertama, Anda masih harus memperhatikan kadar kalori yang dikonsumsi dalam sehari. Kedua, Anda juga harus berlatih agar pembakaran lemak terjadi.
Hitung dan batasi jumlah kalori saat matahari terbit dan istirahat dengan cepat

Jika Anda memiliki target spesifik 5 kg, Anda harus membatasi asupan kalori hingga 1.300 – 1.500 kkal (kilo kalori) per hari. Itu tergantung pada berat badan Anda dan kondisi kesehatan Anda saat ini.

Total kalori yang dibutuhkan per hari harus dibagi menjadi tiga kali makan. Yang pertama adalah Sahur, jadi ketika itu pecah dengan cepat dan yang terakhir setelah shalat Tarawih (atau sebelum tidur). Tapi ingat, jangan lewatkan sahur!

Anda bisa makan sahur dengan total 600 kkal. Lalu, saat berbuka puasa, Anda bisa menyantap makanan ringan atau makanan dengan total 400-500 kkal. Setelah sholat Tarawih, Anda bisa makan dengan total 500-600 kkal.

Berolah raga selama 5 kg saat puasa

Dengan asupan 1.300 hingga 1.500 kalori sehari, Anda masih perlu melatih diri untuk membakar kalori tersebut. Namun, karena Anda tidak dapat minum atau makan secara langsung untuk menggantikan energi yang hilang saat berpuasa, Anda hanya perlu berolahraga sekali sehari.

Waktu terbaik untuk berolahraga selama puasa adalah sebelum berbuka puasa. Dengan cara ini, setelah berolahraga, Anda bisa langsung mengisi energi dengan kalori yang cepat pecah. Jenis latihan yang disarankan adalah pelatihan interval intensitas tinggi selama 30 menit sehari. Latihan ini tidak memakan waktu lama, tetapi karena intensitasnya bervariasi, membakar kalori menjadi lebih maksimal.

Untuk melakukan latihan ini, mulailah dengan latihan intensitas sedang seperti jogging selama empat menit. Jadi tetaplah berlari cepat dengan medan yang cukup menantang seperti pendakian satu menit. Kedua varian ini membutuhkan total lima menit. Ulangi variasi enam kali sehingga total waktu latihan adalah 30 menit sehari.

Baca juga: